Kapolda Bentuk Tim Usut Penggunaan Helikopternya Oleh Warga Sipil
Helikopter Polisi Menjadi Kendaraan Pengantin di Pematangsiantar, Rabu (28/2/2018) (Tribun Medan)
Tribunnews.com | Array A ArgusDiterbitkan 01/03/2018 06.07
Helikopter Polisi Menjadi Kendaraan pengantin di pematangsiantar, Rabu 28-02-2018 (Tribun Medan)
Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara, Irjend Paulus Waterpauw mengatakan akan membentuk tim menyelidiki penggunaan helikopternya oleh warga sipil.
Itu disampaikan Kapolda ketika berada di Masjid Agung usai bertemu dengan para ulama.
"Tadi pagi kami sudah bahas juga (penggunaan helikopter), karena baru ada berita itu," ungkap Paulus, Rabu (28/2/2018).
Paulus mengatakan, informasi yang ia terima sementara ini informasi yang beredar tidak benar.
Katanya, anggota yang membawa helikopter di Lapangan Adam Malik Siantar kala itu baru saja melakukan patroli.
Kemudian, ketika heli turun, ada sepasang pengantin yang memanfaatkan untuk sekedar berfoto.
Namun, informasi sementara yang ia terima itu akan ditindaklanjuti lagi.
Paulus akan mencari tahu lebih detail menyangkut penggunaan helikopternya oleh warga sipil.
"Tentu kami tidak memercayai begitu saja (dengan informasi sementara). Kami akan bentuk tim untuk itu. Apakah ada kesengajaan atau gimana," kata jendral bintang dua ini.
Mantan Kapolda Papua ini menyebut, ia sudah memerintahkan Direktur Intelijen untuk menyelidiki itu.
Ia mengatakan, memang sesuai aturan, tidak diperbolehkan ada yang mendekat ketika helikopter mendarat.
Dalam rekaman video yang beredar, sepasang pengantin itu terlihat turun dari helikopeter yang biasa digunakan Kapolda.
Ketika helikopter mendarat, orang-orang berpenampilan rapih menyambut pasangan pengantin tersebut.
Bahkan, sejumlah orang yang ada di Lapangan Adam Malik Siantar menyediakan karpet merah untuk pasangan pengantin tersebut.
Diketahui, pasangan pengantin itu adalah dokter.(ray/tribun-medan.com)
Sumber : https://today.line.me

